A Bamboo Expert Website

Boon Pring Taman Wisata Andeman

Prof. Dr. Elizabeth Anita Widjaja mengunjungi Boon Pring Desa Sanankerto Pada 02 Mei 2019

Boon Pring merupakan taman wisata baru di Malang tepatnya di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Malang. Jarak dari Kota Malang diperkirakan sekitar 30-40 km ke Turen, dan dari Turen ke Boon Pring kira-kira berjarak 8 km. Taman wisata ini berada di antara hutan bambu karena itu disebut sebagai Boon (kebun) Pring (bambu). Taman wisata ini berasal dari embung yang dibangun konon ceritanya sejak tahun 1978. Barulah sekitar tahun 2015, embung ini dimanfaatkan sebagai lahan ekowisata. Luasnya diperkirakan 36.8 ha. Tujuan dibangunnya daerah ini sebagai ekowisata adalah untuk menjaga kelestarian alamnya, melindungi sumber mata air, dan sebagai tempat wisata edukasi terutama bambu. Karena itu dibangunlah arboretum bambu dengan ditambahnya jenis-jenis bambu di lokasi ini. Oleh sebab itu pemerintah daerah setempat dibantu warga dan pemuda setempat, akan menambah koleksi yang ada sehingga dapat dijadikan tempat koleksi yang lengkap dan pusat konservasi bambu terutama bambu di P. Jawa dan bila  memungkinkan menjadi pusat konservasi bambu dataran rendah Indonesia.  

Untuk menarik wisatawan dibuat juga kolam renang, tempat berakit, balon, flying fox dan lain-lain yang bisa menarik wisatawan. Kira-kira sepuluh meter dari kolam renang, terhampar danau berair hijau dengan pepohonan yang mengelilinginya. Inilah yang dinamakan Danau Andeman. Airnya tenang dan sejuk suara gemericik air meredam lelah selama perjalanan. Angin bertiup sepoi-sepoi. Danau ini masih dikelilingi hutan bambu liar, dan masyakarat Jawa Timur menyebutnya dengan nama “barongan”. Danau di sini sebenarnya adalah kolam buatan yang merupakan wadah untuk menampung lima sumber mata air yang sebagian ada dalam kawasan Boon Pring dan ada juga yang berada di luar kawasan Boon Pring Andeman. 

Boon Pring Andeman Tourism Park 

Boon Pring is a new tourist park in Malang precisely in Sanankerto Village, Turen District, Malang. The distance from Malang City is estimated to be around 30-40 km to Turen, and Turen to Boon Pring is approximately 8 km. This tourist park is located among bamboo forests because of that it is called The Boon (garden) and Pring (bamboo)  This tourist park was started  from embung ( pond to preserve water) which have been said to be build since 1978. It was only around 2015 that this reservoir was used as an ecotourism park. The area is estimated to be 36.8 ha. The purpose to buildi this area as ecotourism park  is to preserve its natural environment, protect water resources, and as an educational tourism spot, especially bamboo. of that bamboo arboretum is developed to add added the bamboo species which originally live  at this locality. Therefore, the local government assisted by local residents and youth will add the existing collection so that it can be acting as a complete bamboo garden and also bamboo conservation center, especially bamboo which is originally from Jawa Island and if it is possible become the center of Indonesia’s lowland bamboo conservation. 

To attract tourists, there is also a swimming pool, children  garden, balloons, flying fox and others that can attract tourists. About ten meters from the swimming pool, lay a small lake with green water  and laiy surrounding the trees. This lake is Lake Andeman. The water is calm and cool to reduce their  fatigue during the trip. The wind blows lightly. This lake is still surrounded by wild bamboo forests, and the people of East Java call it “barongan”. The lake here is actually an artificial pond which is a place to accommodate five sources of spring water, some of which are in the Boon Pring area and some are outside the Boon Pring Andeman area. 

Pintu masuk Arboretum Bambu

“Boon Pring Penghidup Desa Sanankerto” tayang pada Minggu, 31 Maret 2019 dalam program CNN Indonesia Heroes Kerjasama dengan Kementerian Desa PDTT tayangan bisa dilihat di Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *